Sistem kuliah di Indonesia vs. Prancis

Kali ini saya ingin membandingkan pengalaman kuliah saya antara semasa S1 di Indonesia dan S2 di Prancis dari berbagai aspek. Dari pengalaman pribadi, adaptasi di sistem pendidikan Prancis jika memasuki S2 tidak sesulit orang-orang yang dari lulus SMA langsung melanjutkan kuliah S1 di Prancis. Ketika saya mengobrol dengan teman-teman lain yang kuliah di negara eropa lainnya seperti Jerman, Swedia, Belanda, dan sekitarnya, walaupun sama-sama satu eropa, ternyata sistem kuliahnya beda-beda. Jadi hal-hal berikut ini hanya mewakili Prancis saja.

Sistem penilaian

Sistem penilaian untuk menentukan lulus tidaknya kita dalam sebuah mata kuliah berskala 0/20. Kita lulus jika nilai kita 10/20. Persentasi yang menentukan kelulusan dari tiap mata kuliah ini menurut saya tidak terlalu berbeda dengan di Indonesia. Di ITB, biasanya persentasi kelulusan dijumlahkan dari kira-kira 30% nilai UTS + 50% nilai UAS + 20% lain-lain (tugas dan praktikum). Nah, hal ini mirip juga dengan Prancis. Ujian tertulis masih memiliki bobot yang besar dalam menentukan kelulusan. Kita juga memiliki praktikum lab atau yang biasa disebut dengan Travaux Pratiques (TP) yang biasanya dilakukan secara binom dan Travaux Dirigés (TD) berupa pembahasan soal dengan asisten. Ketika saya mengobrol dengan teman-teman saya yang kuliah di Swedia dan Finlandia, hal ini cukup jauh berbeda. Di setiap mata kuliah mereka selalu memiliki projek kelompok dan bobot hasil projek ini cukup besar dalam menentukan kelulusan mata kuliah.

Kuliah per semester

Seperti halnya di Indonesia, kita mengambil mata kuliah sejumlah kredit tertentu per semester. Untuk program master, kita diwajibkan mengambil 30 ECTS per semester. Di tempat saya kuliah, kita mengambil kurang lebih 8 mata kuliah sejumlah 20-24 ECTS. Sisanya, terdapat projek semester-an yang dilakukan berkelompok besar sekitar 5-7 orang dengan bobot sebesar 6-8 ECTS. Tema projek ini biasanya ditentukan oleh profesor dan biasanya berupa projek riset atau industrial project yang bekerja sama dengan suatu perusahaan.

Tipikal ujian

Yang saya rasa sangat berbeda dari ketika saya kuliah di ITB adalah tipikal ujian yang diberikan saat mid atau final term. Sebagian besar ujian saya di ITB dilakukan dengan closed book. Ada sih beberapa mata kuliah pengecualian yang boleh buka buku atau boleh mempersiapkan catatan di selembar A4. Namun, sebagian besar mata kuliah masih harus membutuhkan ekstra effort untuk menyimpan berbagai rumus di kepala. Di IMT Atlantique, kita boleh buka buku di sebagian besar ujian kecuali mata kuliah tertentu seperti bahasa pemrograman dan database. Namun bukan berarti jadinya gampang. Rata-rata soal-soal yang diberikan itu berasal dari studi kasus atau problematika tertentu yang dipaparkan di awal soal sehingga ujiannya lebih fokus mengetes logika dalam memecahkan masalah dan jawabannya juga tidak bisa ditemukan secara langsung di dalam buku.

Projek kelompok tema riset dan industri

Di setiap semester, ada projek semester-an yang jumlah kreditnya cukup besar antara 6 sampai 8 ECTS yang kita kerjakan dalam berkelompok. Yang menurut saya sangat menarik adalah Grand école Prancis memiliki hubungan yang erat dengan perusahaan ataupun lembaga riset. Tema projek yang kita kerjakan berasal dari perusahaan atau lembaga riset sehingga mengasah pengetahuan dan skill praktis kita dengan kebutuhaan pasar saat ini. Pengalaman projek ini juga sangat membantu saya ketika apply magang dan pekerjaan pertama karena saya punya pengalaman yang relevan dengan kebutuhan industri. Sewaktu di ITB mengerjakan tugas akhir semester, sebagian besar tema-tema yang bisa dikerjakan adalah ide dosen atau bagian dari riset dosen tertentu. Sinergi antara kampus dan perusahaan menurut saya tidak terlalu erat sehingga masih ada gap yang besar antara kompetensi praktis mahasiswa dengan apa yang dibutuhkan oleh industri ketika saya lulus. Kebanyakan dari kami masih kebanyakan teori dan kurang practical skill.

One thought on “Sistem kuliah di Indonesia vs. Prancis

Leave a Reply to Tips Kuliah Ke Eropa: Gak Pake Beasiswa Gak Pake Modal Uang – mtiyasaa.com Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.