Catatan Bekerja di Prancis[6] – Yang bikin betah

Di tahun yang menandai tahun ke-7 saya bekerja di Prancis ini, saya ingin berbagi mengenai kebiasaan-kebiasaan yang bikin lingkungan kerja disini menyenangkan, santai tanpa tekanan juga membuat saya grow secara personal dan profesional. Keluh kesah serta omelan pastinya ada, namun kali ini saya ingin berbagi hal-hal positif yang saya rasakan. Walaupun selama 7 tahun saya pindah 2 kali dan bekerja di 3 perusahaan yang berbeda, secara garis besar suasana bekerja masih mirip.

Telework, atau télétravail alias bekerja dari rumah

Konsep télétravail ini dipopulerkan pertama kali oleh IBM dari tahun 1979. Dalam 4 tahun, sekitar 2000 pegawai IBM bekerja secara remote dari rumah. Namun bulan November tahun lalu, IBM menarik kembali aturan ini dan menyuruh IBM-ers untu kerja di kantor lagi karena salah satunya tingkat keproduktivitas yang menurun.

Di Prancis, télétravail sangat populer di perusahaan teknologi dan sektor swasta. Konsep télétravail di Prancis tidak sama seperti bekerja remote. Rata-rata, pegawai dapat bekerja di rumah 1 sampai 2 hari dalam seminggu. Hal ini sangat menyenangkan khususnya bagi yang sudah bekeluarga dan punya anak, ataupun jika kita memiliki urusan yang menyebabkan kita musti ada di domisil seperti tukang listrik/ledeng datang, kucing kita lagi sakit, menunggu kiriman pak pos, dll.

Buat saya sendiri, biasanya saya memanfaatkan télétravail ini ketika saya ingin berkonsentrasi dan tidak terlalu ingin diganggu. Namun, pada umumnya saya lebih suka datang ke kantor karena ada pertukaran knowledge antar sesama kolega. Juga saya tidak terlalu suka video call atau mendiskusikan suatu masalah lewat telepon karena biasanya kalau saya ada masalah, saya pengen kolega saya ada di sebelah saya lihat komputer bareng-bareng 😀 Walaupun ada masanya pekerjaan saya berjalan dengan baik dan tidak terlalu butuh bantuan kolega lain, saya lebih senang berada di dalam kantor untuk menyerap informasi pasif yaitu nguping obrolan kolega sana sini untuk tetap keep up sama informasi kantor.

Bebas berpendapat tanpa dipandang posisi

Berhubung tak terlalu kentaranya hirarki vertikal di kantor, suasana berkomunikasi biasanya sangat terbuka. Siapapun bisa berargumen terhadap ide satu sama lain sehingga suasana kerja lebih sehat dan kita gak ada obligasi untuk menjadi yes man ke atasan. Malah yang saya perhatikan dari kebanyakan orang Prancis, mereka bahkan hampir selalu no man, selalu bilang tidak dulu dan harus diyakinkan kenapa mereka harus melakukan A, B bukannya C.

Cuti bisa diambil kapan saja, bos pun tidak berhak melarang

Cuti saya di perusahaan yang sekarang ini adalah 25 (cuti wajib) + 12 (RTT) = 37 hari kerja, yang kira-kira hampir 2 bulan. Setiap sebulan kerja, saya mengakumulasi 3 hari cuti yang langsung bisa diambil setelahnya tanpa harus menunggu periode akumulasi di tahun berikutnya. Nah, kita berhak ambil jatah cuti kita kapan saja dan pada umumnya, bos kita pun tidak akan melarang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.